Seorang Pemuda Nganjuk Tewas Diduga Dibunuh Teman Sendiri

  

KEDIRI, radarhukum.online - Nganjuk Warga Dusun Panasan, Desa Teken Glagahan, Kecamatan Loceret, Nganjuk, gempar pada Minggu (9/7) malam. Penyebabnya, Doni Bayu Trianto (28), warga setempat ditemukan tewas di rumahnya. Dia mengalami luka di lehernya, diduga, korban digorok oleh teman dan juga tetangganya.


Menurut Dody Wicaksono, Kepala Desa Teken Glagahan, tewasnya Doni baru diketahui setelah pemuda yang diduga melakukan pembunuhan melapor ke Polsek Loceret.

“Setelah tersangka melapor, polisi datang ke rumah korban untuk melakukan cross check," ujarnya.


Saat itulah, ayah korban baru mengetahui jika Doni telah tewas di kamarnya. Korban dalam kondisi terkapar bersimbah darah. Saat diketahui, diperkirakan kematian korban lebih dari dua jam sebelumnya.


Setelah menemukan jasad Doni, petugas Polsek Loceret pun menghubungi tim Inafis Polres Nganjuk untuk melakukan olah TKP. Rumah Doni. Kemudian, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk untuk diautopsi.

 

AKP Fatah Meilana, Kasatreskrim Polres Nganjuk yang memimpin olah TKP mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman kasus tersebut, dengan minta keterangan sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti. Sehingga belum menyampaikan modus dan motif pembunuhan tersebut.


"Sebentar masih kita dalami dulu ya. Sudah kita amankan terduga pelaku. Motifnya masih kita dalami," kata kasatreskrim singkat.


Informasi yang berhasil dihimpun, sebelum terduga pelaku membunuh Doni, keduanya sempat pesta miras. Entah apa pemicunya, kemudian terjadi cekcok. Diduga karena uang korban sebesar Rp100 ribu hilang. Doni menduga, temannya itu yang mengambil. Namun temannya membantah.

0 Komentar